Gara-Gara Kopi nih…
Waktu malem yang besoknya UTS (ato kuis ya? lupa…). “Lembur aahh…”
…(Tik tuk tik tuk…Udah jam 12 malem)
“Hoahhmmm…kok ngantuk nih”
Kukirimlah message via LAN kepada seorang teman kos,
“Ada kopi? Bagi dong.”
“Ada, sini aja ambil”
…(Sesampainya di kamarnya yang berantakan luar biasa)
“Eh, lembur juga lu?”
“Yep, masih banyak yang belom gw gambar, besok dikumpulin”
“Ya udah deh, kopi bagi satu yak,” sambil muter-muterin gelas plastik yang kubawa.
“Oke, ambil aja”
“Thanks, baldul (balik dulu-red) ya”
…pas baru mau make sandal…
“HUAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
“Apa toh?!?!”
“Apa ini, gambar gw ketetesan air lu, ga mau tau, tanggung jawabbb!!!”
“Lho..lho..emang air gw ya??”
“Arrrrrgggghhhhhhhhh iya, lu sih, pake muter-muterin gelas segala, disini bukan tempat sirkus,dodol!!!……gambarin ulang, ga mau tauuu…..”
“He?!?! Yakin lu? Kalo jelek gimana?” (ini aku mau ngeles ceritanya ^_^)
“Biarin, daripada kagak ngumpulin, gambariinn pokoknyaaaa….”
“Waduduh….”
…akhirnya malam berlalu dengan mengerjakan tugas gambar perancangan milik seorang teman yang kuliah di arsitektur. Huaaaa………
Moral of this story:
1. Leave your glass at your room while you’re asking a coffee
2. Never ask a coffee from an architect wannabe.
3. Ga’ usah lembur-lemburan. ^_^
